
PMIBABEL, PANGKALPINANG (15/6/2026) – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperluas jejaring kemanusiaan di Bumi Serumpun Sebalai.
Langkah strategis kali ini diwujudkan dengan menggandeng PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Air Anyir, Bangka. PMI Babel bersama PLN Unit PLTU Air Anyir menyepakai kerja sama strategis.
Kerja sama yang dinilai sebagai sebuah gebrakan besar ini berfokus pada tiga pilar utama aksi kemanusiaan, yakni bantuan tanggap darurat bencana, penyelenggaraan pelatihan pertolongan pertama (first aid), serta optimalisasi pelayanan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung dengan khidmat di Ruang Rapat Markas PMI Babel, Jalan Mentok, Pangkalpinang, pada Senin (15/6/2026). Kerja sama itu dilakukan langsung oleh Ketua PMI Babel, Abdul Fatah, bersama Asisten Manajer Operasi dan Pemeliharaan PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Air Anyir, Bangka, Reza Agussalim.
Ketua PMI Babel, Abdul Fatah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Air Anyir atas kepedulian dan respons cepat mereka dalam menyambut kolaborasi ini.
Menurut Abdul Fatah, sinergi antara sektor industri dan lembaga kemanusiaan seperti PMI adalah kunci utama dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap situasi darurat.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial di atas kertas, melainkan sebuah manifestasi nyata dari kepedulian bersama. Tiga poin utama yang disepakati, tanggap darurat, pelatihan pertolongan pertama, dan pelayanan darah yang merupakan urat nadi dari pelayanan PMI. Dengan dukungan sarana, prasarana, serta komitmen dari PLTU Air Anyir, kami optimis jangkauan pelayanan kemanusiaan di Bangka Belitung akan semakin cepat, tepat, dan berdampak luas,” ujar Abdul Fatah.
Lebih lanjut, mantan Wakil Gubernur Babel ini menjelaskan, kesiapan menghadapi bencana dan pemenuhan kebutuhan darah di Babel memerlukan keterlibatan aktif semua pihak (pentahelix). Kehadiran PT PLN Nusantara Power Services diharapkan mampu menjadi pemantik bagi perusahaan-perusahaan lain di Babel untuk turut berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan serupa.
Senada dengan hal tersebut, Asisten Manajer Operasi dan Pemeliharaan PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Air Anyir, Bangka, Reza Agussalim, menegaskan, perusahaan berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan kemanusiaan yang difasilitasi oleh PMI Babel.
Bagi pihak PLN, kerja sama ini juga merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan serta upaya nyata dalam memastikan keselamatan kerja internal maupun eksternal melalui pembekalan keahlian pertolongan pertama.
“Kami di PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Air Anyir menyadari betul bahwa aspek keselamatan dan kemanusiaan adalah hal yang utama. Melalui kesepakatan ini, kami siap memberikan dukungan optimal, baik dalam mobilisasi bantuan saat terjadi tanggap darurat bencana, maupun dalam mendorong karyawan kami untuk aktif mendonorkan darah secara berkala demi menjaga ketersediaan stok darah di PMI,” kata Reza.
Reza juga menambahkan, pelatihan pertolongan pertama yang masuk dalam poin kesepakatan akan sangat bermanfaat bagi para staf dan pekerja di lingkungan PLTU Air Anyir. Kemampuan tanggap darurat medis dasar dinilai krusial untuk meminimalisasi fatalitas kecelakaan kerja sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi.
Dihadiri Pemangku Kepentingan Berbagai Pihak
Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung hangat itu turut dihadiri oleh jajaran Pengurus PMI Babel, kepala markas, staf, serta perwakilan manajemen dari PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Air Anyir.
Penulis: Ahmad
Foto: Nurul
Editor: Ahmad