
PMIBABEL, BANGKA (11/5/2026) – Setelah sukses menggelar kegiatan SPAB tahun 2026 di Kabupaten Bangka Barat, Program APAB Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan PMI Bangka kini menyasar para pelajar di Bangka.
Hal tersebut merupakan langkah nyata PMI Babel dan PMI Bangka dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan peserta didik terhadap potensi bencana di lingkungan sekolah, melalui edukasi dan simulasi.
Melalui edukasi yang diberikan, para peserta didik (pelajar) diharapkan mampu memahami tindakan yang tepat saat menghadapi situasi darurat maupun bencana.

Kegiatan pada Senin (11/5/2026) tersebut, berlangsung di SMP Negeri 2 Sungailiat, dengan peserta terdiri dari perwakilan beberapa sekolah, yakni SD Negeri 21 sebanyak 6 orang, SD Negeri 10 sebanyak 6 orang, serta siswa dari SMP Negeri 2 Sungailiat sebanyak 30 orang.
Sekretaris PMI Babel Arbian Eka Putra mewakili Ketua PMI Babel, Abdul Fatah, menyampaikan bahwa kegiatan SPAB sangat penting diterapkan di lingkungan sekolah sebagai upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini.
“Giat ini sangat penting di kalangan sekolah karena untuk memberikan pemahaman kepada para peserta. Diharapkan peserta bisa memahami materi yang telah diberikan oleh pemateri, dan semoga materi ini bermanfaat untuk para peserta,” harapnya.
Melalui kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana ini, para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, kesiapsiagaan, serta kemampuan dalam menghadapi situasi bencana, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Boy Yandra selaku Wakil Ketua PMI Kabupaten Bangka dan Achmad Suherman selaku Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Bangka.
Penulis : Nurul
Foto : Nurul
Editoroe : Ahmad