PMI Babar Tempatkan AED di Area Pelabuhan Tanjung Kalian Selama Arus Mudik Idulfitri 2026

PMIBABEL, MENTOK (13/3/2026)– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitun menempatkan satu unit alat Automatic External Defibrillator (AED) di area Pelabuhan Tanjung Kalian.

Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kegawatdaruratan medis, khususnya di tengah meningkatnya arus mudik lebaran idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi di pelabuhan penyeberangan tersebut.

Penempatan AED dilakukan bertepatan dengan mulai padatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan melalui pelabuhan, sehingga keberadaan fasilitas pertolongan darurat menjadi semakin penting.

Ketua PMI Kabupaten Bangka Barat, dr. Yovita Sari Metkono hadir langsung bersama jajaran Pengurus PMI Bangka Barat untuk melakukan pemasangan alat tersebut, dan diterima perwakilan PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Tanjung Kalian, Sarwono Dwi Saputra.

Dikesempatan itu, dr. Yovita menjelaskan bahwa kehadiran alat AED di area pelabuhan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kejadian henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest) yang dapat terjadi kapan saja, terutama di lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

“Momentum meningkatnya arus mudik membuat aktivitas di pelabuhan semakin padat. Oleh karena itu, keberadaan alat AED diharapkan dapat membantu memberikan pertolongan pertama secara cepat apabila terjadi kondisi darurat medis,” ujarnya.

Selain penempatan alat, PMI Bangka Barat juga akan melaksanakan pelatihan pertolongan pertama dan penggunaan AED bagi para petugas yang berada di lingkungan pelabuhan, seperti petugas keamanan (security), petugas kebersihan (cleaning service), serta petugas tiket.

Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesiapan petugas pelabuhan dalam memberikan respon awal terhadap kejadian darurat medis yang mungkin terjadi di tengah tingginya mobilitas penumpang.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan ruang publik yang lebih aman, responsif, dan siap menghadapi situasi kegawatdaruratan medis, khususnya selama periode arus mudik,” tutupnya.

Penulis : Bid. Kominfo PMI Babar

Foto     : Bid. Kominfo PMI Babar

Editor   : Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *