Persiapkan Peringatan 16 Februari, PMI Babar Bersihkan Monumen Peringatan Perang Dunia Kedua di Pantai Radjie

PMIBABEL, BANGKA BARAT – Dalam rangka mempersiapkan peringatan Tragedi Radjie Beach Perang Dunia Kedua yang akan dilaksanakan pada 16 Februari 2026 di Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jajaran Pengurus dan Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Babar membersihkan Monumen Peringatan Tragedi Radjie Beach yang berlokasi di Radjie Beach.

Dokter Yovita Sari Metkono Ketua PMI Babar mengatakan, peringatan Perang Dunia Kedua selain akan dilaksanakan di Pantai Radjie, juga akan digelar di area Mercuar Pantai Tanjung Kalian.

“Untuk hal itulah, kami dari PMI Babar turut berpartisipasi menyukseskan peringatan itu dengan cara membersikan area monumen Pantai Radjie atau yang biasa dikenal oleh masyarakat Muntok Pantai Teluk Inggris,” katanya, Sabtu (7/2/2026).

Tragedi tersebut, dijelaskannya, merupakan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada tahun 1942, dimana cerita singkatnya banyak perawat, warga sipil dan militer Australia, Newzelan, Inggris dan negara eropa lainnya dibunuh oleh serdadu Jepang ketika kapal yang mereka tumpangi dari Singapura yang mau menuju ke Australia di cegat dan dibombardir oleh kapal perang serta pesawat pembom jepang.

Di antara mereka yang selamat, sambung Yovita, menjadi tawanan Jepang di Kota Mentok, dan korban-korban yang selamat waktu itu ketika Jepang kalah perang, mereka di tolong oleh Palang Merah Internasional pada saat itu.

“Kami dari PMI Bangka Barat sangat senang bisa membantu mempersiapkan kegiatan tahunan yang penuh makna kemanusiaan ini. Saya juga mengapresiasi para keluarga korban perang dunia kedua yang rutin setiap tahun datang ke Muntok,” ucap Yovita.

Kegiatan ini, disebutkan Yovita, sudah dilakukan PMI Bangka Barat sejak tahun 2017. “PMI Bangka Barat membantu kegiatan ini mulai dari membersikan lokasi upacara peringatan Radjie Beach, mendampingi para keluarga korban perang dunia kedua ke tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan tragedi perang dunia kedua,” ungkapnya.

Bahkan, ditegaskan Yovita, kegiatan ini sudah menjadi program kerja tahunan PMI Bangka Barat. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda Bangka Barat, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat yang selama ini mengajak PMI Bangka Barat Bersinergi dalam kegiatan ini,” ujar Yovita.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Bangka Barat Fahriansyah mengucapkan terima kepada PMI Bangka Barat yang setiap tahun selalu membantu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat dalam rangka menyukseskan kegiatan ini.

“Semoga hubungan baik ini terus terjalin, dan secara tidak langsung PMI Bangka Barat juga sudah ikut mempromosikan tempat-tempat wisata bersejarah di wilayah Muntok,” tuturnya.

Direncanakan dalam Peringatan Radjie Beach Perang Dunia Kedua 16 Februari nanti, akan dihadiri perwakilan Duta Besar Australia, Newzeland, Inggris dan negara eropa yang lain, serta keluarga korban perang dunia kedua.

Penulis               : Bid. Kominfo PMI Babar

Foto                   : Bid. Kominfo PMI Babar

Editor                 : Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *