Breaking News
Home > Berita > PMI Babar Sosialisasi Donor Darah ke Karyawan Perkebunan Sawit GSBL

PMI Babar Sosialisasi Donor Darah ke Karyawan Perkebunan Sawit GSBL

PMI Babar saat sosialisasi donor darah kepada Karyawan GSBL.(Foto: Dok. PMI Babar).

PMIBABEL, MUNTOK – Kerja keras Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Barat dalam memenuhi kebutuhan stok darah yang ada di Bangka barat semakin giat dilakukan, salah satuya yakni dengan diseminasi donor darah ke berbagai elemen masyarakat salah satunya yakni perusahaan.

Seperti halnya Rabu (25/11/2020), PMI Bangka Barat, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Donor Darah ke Pegawai PT Perkebunan Sawit GSBL, Desa Terabek, Kecamatan Muntok.

“Sosialisasi ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dari warga yang ada di Bangka Barat, terutama karyawan atau warga berada di kawasan yang jarang dilakukan sosialisasi seperti PT Perkebunan Sawit GSBL,” ungkap Mika Sasmita selaku Pengurus PMI Bangka Barat.

Diseminasi yang dihadiri jajaran pimpinan dan karyawan PT. GSBL dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Diseminasi yang berlangsung selama 2 jam tersebut berjalan aktif dengan terlihatnya antusias peserta yang bertanya.

“Berkenaan dengan darah ada yang bertanya apakah diperjualbelikan? Kami tegaskan bahwa dalam proses pelaksanaan donor darah itu gratis. Namun ada biaya yang harus dikeluarkan sebagai biaya pemerosesan darah atau yang disingkat BPD. Hal ini disebabkan darah tak bisa langsung disalurkan pendonor kepada penerima. Jadi, biaya yang selama ini dikeluarkan bukan untuk membayar darah,” tegas Mika Sasmita.

Biaya pemerosesan darah dijelaskan Mika, antara lain biaya pemeliharaan dan pengolahan darah, perekrutan donor, pengadaan kantong, bahan pakai modis dan non medis, pemeriksaan Hb, uji saring penyakit, uji cocok serasi, penggantian alat, pemeliharaan, dan biaya penunjang lainnya.

Mika berharap kegiatan diseminasi ini, akan terus dilakukan dan menjangkau lebih luas lagi elemen masyarakat, sehingga dapat menjaring peserta pendonor baru. Dengan begitu, kekurangan darah di Kabupaten Bangka Barat dapat diatasi.(idris).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*